TT D.13 KEWAJIBAN BELAJAR “SPESIFIK” (MENDALAMI ILMU AGAMA) DALAM QS. At-Taubah, 9: 122


KEWAJIBAN BELAJAR “SPESIFIK”
(MENDALAMI ILMU AGAMA)
QS. At-Taubah, 9: 122
DisusungunamemenuhitugasTafsirTarbawi
DosenPengampuh : Muhammad Hufron, M.S.I


Disusunoleh :
Linda Deviana              (2117081)

Kelas D

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PEKALONGAN
2018



KATA PENGANTAR
Alhamdulilah, pujisyukurkehadirat Allah SWT.Atasizin-Nyamakalah yang berjudul “KewajibanBelajar “Spesifik” (MendalamiIlmu Agama)” inidapatdiselesaikan.ShalawatdansalamsemogatercurahpadabagindaNabi Muhammad Saw, sahabatnya, keluarganya, danumatnyahinggaakhirzaman.
MakalahinidibuatsebagaitugasTafsirTarbawiinimenjelaskantentangpengertianIlmu Agama, dalilmendalamiIlmu Agama danIlmu Agama KunciSuksesDuniadanAkhirat.
Penulissudahberusahauntukmenyusunmakalahiniselengkapmungkin.PenulisjugamengucapkanterimakasihkepadadosenTafsirTarbawi, bapak Muhammad Hufron, M.S.I yang telahmemberiamanahkepadapenulisuntukmengisimateripenulisanmakalahini.
Akhirnya, makalahiniiharapkanbisabermanfaatdanmembantuparamahasiswaataumahasiswi.Amin yarabbalalamin.Selamatmembaca.

BAB I
PENDAHULUAN
A.                 LatarBelakang
Islam diturunkansebagairahmatanlil’alamin.Untukitu, makadiutuslahRasulullah SAW untukmemperbaikimanusiamelaluipendidikan.Pendidikanlah yang mengantarkanmanusiapadaderajat yang tinggi, yaitu orang-orang yang berilmu.Ilmu yang dipandudengankeimananinilah yang mampumelanjutkanwarisanberhargaberupaketaqwaankepada Allah SWT.Denganpendidikan yang baik, tentuakhlakmanusia pun jugaakanlebihbaik. Taoikenyataandalamhidup, banyak orang yang menggunakanakaldankepintarannyauntukmaksiat.Banyak orang yang pintardanberpendidikanjustruakhlaknyalebihburuk disbanding dengan orang yang takpernahsekolah.Hal ituterjadikarenaketidakseimbangnyailmuduniadanakhirat.Ilmupengetahuanduniarasanyakurangkalaubelumdilengkapidenganilmu agama atauakhirat.
            Dalamsurat At Taubahayat 122 Allah SWT bermaksuduntukmengingatkanmanusiabahwasannyamenuntutilmuitusangatlahpenting, jikazamanRasulullahmasihadapeperanganmakasebagian orang diperintahkanuntukpergi (kemedanperang) dansebagian orang lain diperintahkanuntukmenuntutilmusedangkanzamankitasekarangdiperintahkanuntukmenuntutilmu.
B.     RumusanMasalah
1.      Apapengertianilmuagama ?
2.      Bagaimanadalilmendalamiilmuagama ?
3.      Bagaimana agamadikatakansebagaikuncisuksesduniadanakhirat ?

BAB II
PEMBAHASAN

A.     PengertianIlmu Agama
Ilmumenurutetimologiberasaldari kata Alimuartinyamengetahui.SedangkanmenurutkamusbesarBahasa Indonesia Ilmudiartikansebagaipengetahuantentangsuatubidang yang disusunsecarabersistemmenurutmetodetertentu yang dapatdigunakanuntukmenerangkangejalatertentu di bidang (pengetahuan) ataupengetahuanataukepandaiantentangsoalduniawi, akhirat, lahir, batindansebagainya.[1]
Sedangkan agama adalahsistemkeyakinanataukepercayaanmanusiaterhadapsesuatuzat yang dianggapTuhan.Keyakinanterhadapsuatuzat yang dianggapTuhanitudiperolehmanusiaberdasarkan yang bersumberdaripengetahuandiri.Agama sebagaibentukkeyakiananmanusiaterhadapsuatu yang bersifatadikodrati (supernatural) danseakanmenyertaimanusiadalamruanglingkupkehidupan yang luas.[2]
B.     Dalilmendalamiilmu agama
*$tBuršc%x.tbqãZÏB÷sßJø9$#(#rãÏÿYuŠÏ9Zp©ù!$Ÿ24Ÿwöqn=sùtxÿtR`ÏBÈe@ä.7ps%öÏùöNåk÷]ÏiB×pxÿͬ!$sÛ(#qßg¤)xÿtGuŠÏj9ÎûÇ`ƒÏe$!$#(#râÉYãŠÏ9uróOßgtBöqs%#sŒÎ)(#þqãèy_uöNÍköŽs9Î)óOßg¯=yès9šcrâxøtsÇÊËËÈ
Terjemah
Tidaksepatutnyabagimukmininitupergisemuanya (kemedanperang). Mengapatidakpergidaritiap-tiapgolongandiantaramerekabeberapa orang untukmemperdalampengetahuanmerekatentang agama danuntukmemberiperingatankepadakaumnyaapabilamerekatelahkembalikepadanya, supayamerekaitudapatmenjagadirinya”.
Ayatinimenerangkankelengkapandarihukum-hukum yang menyangkutperjuangan. Yakni, hukummencariilmudanmendalami agama. Artinya, bahwapendalamanilmu agama itumerupakancaraberjuangdenganmenggunakanhijjahdanpenyampaianbukti-buktidanjugamerupakanrukunterpentingdalammenyerukepada Allah SWT danmenegakkansendi-sendi Islam karenaperjuangan yang menggunakanpedangitusendiritidakdisyariatkankecualiuntukjadibentengdanpagardalammengamankanjalannyada’wahIslamiyahtersebutserta agar tidakdipermainkanolehtangan-tangan orang kafirdanmunafik.
Perangpadadasarnyabukanlahfardu’ainyang wajibdilaksanakansetiap orang, namunfardukifayah; apabilatelahdilaksanakanolehsebagianmakagugurlah yang lain. PerangbarulahmenjadiwajibapabilaRasul Saw sendirikeluardanmengerahkankaummu’minmenujupedanperang. Bahkanayatinimenyebutkankewajibanmencariilmudanmengajarkannya. Olehsebabitu, golongandiantaramerekatidaksemuaberangkat jihad atauperang, namunsebagiangolonganberangkatuntukmemperdalampengetahuanmerekatentang agama. Artinya, tujuanutamadari orang-orang yang mendalami agama tersebutadalahuntukmembimbing, mengajaridanmemberikanperingantankepadakaumnya agar mengamalkanapa yang merekaketahui. Sehinggamerekatidakbodohlagitentanghukumhukum agama secaraumum yang wajibdiketahuiolehsetiapmukmin. Semuanyaitu, denganharapansupayamerekatakutkepada Allah SWT danmampumenyebarkanpadaseluruhumatmanusia.Jadi, sematabukanbertujuansupayamemperolehkepemimpinandankedudukan yang tinggisertamengungguli orang-orang lain, ataubertujuanmemperolehhartadanmeniru orang dzalimsertaparapenindasmaupundalampersaingan di antara sesame mereka.
MenurutAsy-SyaikhThanthawiJauhari, yang dimaksudmemperdalampengetahuanatautafaqquhfiddindalamayatinimeliputi :
a.       Ilmu-ilmu yang berhubungandenganhukum-hukum Islam danpelaksanaannya, yaituilmu yang berkaitandenganhukumitusendiri, maupuntatacarapelaksanaanya. Dalamhalinihukum yang telahditetapkanoleh Allah SWT melaluiwahyu, haditsNabidanilmufiqih.
b.      Ilmu-ilmu yang digunakanuntukmenegakkan agama Islam sepertiilmuteknik, kedokteran, ilmupertambangan, ilmujiwa, ilmupolitik, ilmuuntukmembuatalat-alatperang, ilmutentangstrategiperang, ilmutentangstrategidakwah, ilmumembuatkapal, ilmutentanglistrikdanilmukeperwiraandan lain sebagainyasebagaipendukungdakwah Islam.
Berdasarkanpenjelasantersebutjelasbahwamenuntutilmusertamendalaminyadanterusmengembangkannyadenganbenar-benarmerupakansuatukewajibangunauntukbekal di masadepankarenadalammempersiapkanmasadepansalahsatunyadenganmenguasaidanmendalamiilmu yang luas. Berbekalilmu yang luasakanlebihmudahdantrampildalammenyampaikansegalahalkepada orang lain sertatidakmudahdijajah.
      Dari penjelasandiatasdapatdiambilnilai-nilaipendidikannya :
1.      Kewajibanmendalami agama dankesiapanuntukmengajarkannya. Artinya, tidaklahdiwajibkanbagisemua orang mukminsupayaseluruhnyaberangkatmemenuhiutusanperangmenujumedanperjuangankarenamenuntutilmuitumerupakansuatukewajibansehinggamenuntutilmumempunyaiderajat yang sangattinggi yang di sejajarkandengan orang yang perangdijalan Allah.
2.      Terusmengembangkanilmu-ilmupengetahuansesuaizaman.
3.      Hasildaripembelajarandiharapkanmampudisampaikankepada orang lain.[3]
C.     Agama sebagaikuncisuksesduniadanakhirat
Agama berperandalammengatasipersoalan-persoalan yang timbul di masyarakat yang tidakdapatdipecahkansecaraempirisolehindividu-individudalammasyarakatkarenaadanyaketerbatasankemampuandanketidakpastian.Olehkarenaitu, diharapkan agama menjalankanfungsinyasehinggamasyarakatmerasasejahtera, aman, stabil, dansebagainya.
            Agama memilikiperan yang sangatpentingdalamkehidupanmanusia, karena agama memberikansebuahsistemnilai yang memilikiderivasipadanorma-normamasyarakatuntukmemberikanpengabsahandanpembenarandalammengaturpolaperilakumanusia, baik di level individudanmasyarakat. Agama menjadipedomanhidup.Dalammemandangnilai, dapatdilihatdariduasudutpandang.Pertama, nilai agama dilihatdarisudutintelektual yang menjadikannilai agama sebagainormaatauprinsip. Kedua, nilai agama dirasakan di sudutpandangemosional yang menyebabkanadanyasebuahdorongan rasa dalamdirinya yang disebutmistisme.[4]

BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpualan
Ayattersebutmenerangkantentangkewajibanmanusiauntukbelajardanmengajar agama.Ayatinimemberianjurantegasuntukkepadaumat Islam agar adasebagiandariumat Islam memperdalamilmu agama.
B.     Saran
Makalahinisangatjauhdarikesempurnaan, untukitupenulisdengansenanghatibersediamenerimasegalskritikdan saran dariteman-teman, utamanyauntukdosenpembimbing yang sifatnyamembangununtukkebaikanpenulisdalammenyusunmakalah yang akandatang.

DAFTAR PUSTAKA
Thalhah, Ali Abi. 2009. TafsirIbnu Abbas. Jakarta: PustakaAzzam.
Amran, Ali. 2015. ”Peranan Agama DalamPerubahanSosialMasyarakat”. DalamJurnalHikmahVol.II, No. 01.
Nihayah, Himidatun. 2016. “KonsepPendidikan Islam DalamPrespektif Al-Qur’an Surat at TaubahAyat 122”. DalamJurnal Al UlyA. Vol.1, No.1.



[1] Ali AbiThalhah, TafsirIbnu Abbas (Jakarta: PustakaAzzam, 2009), hlm. 45
[2] Ali Amran, “ Peranan Agama DalamPerubahanSosialMasyarakat” JurnalHikmah. Vol.II, No. 01, Januari-Maret 2015, hlm. 24
[3]HimidatunNihayah, “KonsepPendidikan Islam DalamPrespektif Al-Qur’an Surat at TaubahAyat 122”Jurnal Al UlyA. Vol.1, No.1,  Juni-Desember 2016, hlm. 33-37
[4]Op. cit. ,hlm. 26

No comments:

Post a Comment